Jl. Raya Serpong KM. 7 Perumahan Bukit Serpong Mas BV-315 Telp +62 (21) 29445682
Home
Contact

Article

Selasa , 26 Nov 2019 12:14:19

9 Penyebab Gigi Keropos dan Cara Tepat Mengatasinya

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang penyakit tulang keropos alias osteoporosis. Bagaimana dengan gigi keropos? Bila Anda sering mengeluhkan gigi sensitif dan mudah patah, bisa jadi ini tanda bahwa gigi mulai keropos. Pengeroposan gigi tidak boleh dianggap remeh dan harus segera ditangani. Bila dibiarkan terus, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan gigi yang parah.

Lantas, apa penyebab gigi keropos dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut.



Apa itu gigi keropos?

Gigi keropos mirip dengan karies biasa. Bedanya, lubang di gigi karena pengeroposan keropos terbentuk di lapisan tengah gigi (dentin). Sementara karies gigi biasanya terjadi di lapisan paling luar (enamel).

Lubang dan kerusakan gigi akibat karies bisa terlihat jelas dari luar dengan mata telanjang. Namun, gigi yang keropos mungkin akan tampak baik-baik saja. Pengeroposan gigi tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kondisi ini membuat gigi Anda seolah tampak sehat di luar, tapi sebenarnya kopong (keropos) di dalam. Namun ketika dirontgen dengan bantuan sinar X, barulah terlihat adanya lubang kecil di lapisan tengah gigi.

Dalam dunia kedokteran gigi, gigi keropos disebut dengan istilah hidden caries. 



Apa penyebab gigi keropos?

Tidak diketahui pasti apa penyebab gigi keropos. Namun, para peneliti menduga bahwa kerusakan enamel, infeksi bakteri tertentu, dan penggunaan fluoride berlebihan bisa jadi penyebabnya.

Pengeroposan awalnya diduga mulai terjadi dari lubang kecil tak kasat mata di permukaan gigi. Meski amat sangat kecil, lubang tersebut tetap memungkinkan bakteri untuk masuk ke lapisan dalam gigi.

Kemudian lambat laun lubang kecil tersebut tertutup setelah menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride secara berkelanjutan. Inilah yang diduga menyebabkan lubang terbentuk di dalam gigi dan tidak terlihat di bagian luar.

Lubang yang semula kecil dapat semakin membesar dan menyebar ke bagian pulpa gigi. Pulpa adalah bagian terdalam dari gigi yang terdiri dari pembuluh darah dan serabut saraf. Kerusakan di bagian ini dapat menyebabkan gigi sensitif, ngilu, infeksi, hingga gigi tanggal.



Berbagai faktor yang membuat gigi keropos

Tanpa disadari, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu pengeroposan gigi. Pada dasarnya, semua hal yang dapat memicu terjadinya lubang gigi khas karies, dapat memicu terjadinya gigi keropos. Beberapa di antaranya seperti:



1. Kebersihan gigi yang buruk

Mulut yang kotor merupakan penyebab utama kemunculan plak di bawah garis gusi, permukaan gigi, dan sela-sela gigi. Plak adalah lapisan tipis dan lengket yang dipenuhi oleh jutaan bakteri. jahat

Bila Anda tidak rajin menyikat gigi, plak akan terus terbentuk dan menumpuk. Plak yang terus menumpuk ini lama-lama dapat menyebabkan gigi busuk dan keropos.

2. Makanan dan minuman asam

Salah satu penyebab tersering gigi keropos adalah paparan asam dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari.

Air liur secara alami akan menetralkan asam di mulut untuk melindungi gigi Anda. Namun, bila Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman asam, enamel dan dentin akan terkikis perlahan. Kondisi ini diperparah bila Anda termasuk jarang menyikat gigi.

Mengonsumsi segala yang manis-manis juga dapat menyebabkan hal serupa. Ketika mengonsumsi makanan manis, bakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam. Nah, asam inilah yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi Anda.

3. Mulut kering

Mulut kering (xerostomia) ternyata juga bisa jadi faktor pemicu gigi keropos. Kondisi ini disebabkan karena tubuh Anda menghasilkan air liur yang sedikit.

Padahal, air liur penting untuk menjaga kelembapan mulut dan membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di permukaan gigi.

Di sisi lain, senyawa dalam air liur Anda juga berperan untuk melawan asam dan bakteri yang menyerang gigi. Selama dan setelah Anda mengonsumsi makan makanan yang asam, air liurlah membantu menetralkan asam di mulut.

Ini mengapa mulut yang kering dapat meningkatkan berbagai risiko kerusakan pada gigi.

4. Riwayat penyakit asam lambung

Kesehatan sistem pencernaan nyatanya juga memengaruhi kesehatan gigi dan mulut Anda. Bagi Anda yang punya riwayat GERD atau maag, naiknya asam lambung dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Asam lambung yang naik ke mulut dapat mengikis lapisan terluar maupun terdalam gigi Anda. Selain bikin gigi keropos, kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan gigi lainnya. Misalnya, gigi sensitif dan gigi berlubang.

5. Bulimia

Gangguan pola makan seperti bulimia juga dapat menjadi faktor penyebab gigi keropos. Bulimia adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami ketakutan luar biasa akan kegemukan. Akibatnya, orang dengan kondisi ini lebih sering memuntahkan makanan dan minuman yang baru dikonsumsinya.

Tak hanya mengganggu sistem pencernaan, kebiasaan memuntahkan makanan dengan paksa juga dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada gigi. Cairan yang dimuntahkan penderita bulimia mengandung asam yang bersifat korosif.

Semakin sering dan lama gigi terkena asam lambung, maka akan semakin rapuh dan keropos.

6. Obat-obatan tertentu

Gigi keropos juga dapat disebabkan karena Anda mengonsumsi obat bebas maupun dengan resep dokter. Beberapa jenis obat memiliki efek samping mulut kering. Nah, efek samping inilah yang membuat Anda lebih rentan mengalami berbagai kerusakan gigi.

Jenis obat yang bisa jadi penyebab mulut kering di antaranya obat pereda nyeri, antidepresan, antihistamin, dekongestan, dan obat hipertensi.

7. Menyusu sambil tidur

Kebiasaan menyusu sambil tidur memang dapat membuat anak kecil cepat tidur. Sayangnya, kebiasaan satu ini juga dapat menyebabkan gigi anak cepat keropos. Kenapa?

Ketika anak menyusu sambil tidur, gula dalam susu akan menempel di giginya dalam waktu yang lama. Gula ini kemudian akan diubah menjadi asam oleh bakteri jahat di dalam mulut. Nah, permukaan gigi yang terus-terusan terpapar asam inilah yang dapat menyebabkan gigi anak jadi busuk dan akhirnya keropos.



Cara supaya gigi keropos tidak terlanjur parah

Gigi keropos hanya bisa diketahui lewat rontgen gigi. Maka itu, Anda sebaiknya rutin berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi dan gusi. Dokter akan memeriksa kondisi gigi Anda dan menyarankan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Dokter juga biasanya akan meminta Anda untuk:

  • Mengurangi makanan yang terlalu asam atau manis.
  • Menggunakan sedotan ketika minum minuman berkafein atau bersoda.
  • Mengunyah permen karet bebas gula setelah makan. Permen karet dapat membantu produksi air liur untuk membilas asam yang terbentuk pada mulut setelah makan.
  • Menunggu  setidaknya 1 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam sebelum menyikat gigi. Hal ini dapat memberi waktu bagi gigi Anda untuk membangun kandungan mineral kembali.
  • Menyikat gigi 2 kali sehari pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  • Menyikat gigi secara perlahan dengan sikat gigi berbulu halus.
  • Banyak minum air putih untuk merangsang produksi air liur.

Gigi keropos dapat menyebabkan kerusakan gigi parah, dan bahkan jadi lebih mudah tanggal atau copot. Itu sebabnya jangan sepelekan kondisi ini.

sumber : https://hellosehat.com/hidup-sehat/gigi-mulut/penyebab-gigi-keropos/


©2018 www.grahamaya.com, All Right Reserved